October 2009


Ucapan selamat pantas disematkan pada Diego “Tangan Tuhan” Maradona. Ditengah kegalauan para pecinta sepak bola menanti kepastian lolos, tim Tango membuktikan kekuatan mental bisa mengalahkan segalanya. Terlepas dari suguhan permainan yang sangat tidak layak dan adanya “bantuan” dari kebodohan Caceres, kemenangan tipis Argentina 1-0 atas tuan rumah Uruguay memastikan mereka lolos otomatis ke Piala Dunia Afsel 2010. Kemengan ini sekaligus juga mengirim tuan rumah ke Play Off Piala Dunia menghadapi peringkat keempat zona Amerika Utara (CONCACAF), Kosta Rika.

Kemengan Argentina tidak dicapai dengan mudah. Bermain di bawah tatapan 60.000 pasang mata pendukung tuan rumah, Tim Tango terlihat tegang. Sang pelatih, Diego, bahkan tidak beranjak dari pinggir lapangan. Bahkan tercatat 2 peluang bersih dimiliki Uruguay. Sayang, kurang tenangnya suarez membuat peluang itu sirna. Keberuntungan Argentina terjadi di menit 85, saat Caceres harus meninggalkan lapangan karena kartu merah kedua. Tendangan bebas yang diambil jenius oleh Messi dengan mengumpan keĀ  Veron menciptakan ‘kekacauan’ di kotak pinalti Uruaguay. Bonetti pemain yang baru 10 menit masuk memanfaatkan bola liar dengan tendangan pelan terarah ke pojok gawang Uruguay. Gol semata wayang ini pun memastikan The Tango Boy’s lolos ke Piala Dunia tahun depan.

Hasrat pecinta sepak bola menyaksikan Messi, Tevez dan tentu saja kiprah Sang Legenda Hidup dipinggir lapangan menjadi kenyataan. Kemengan ini tidak saja menyelamatkan kursi maradona yang semakin panas, tetapi juga menjadi kemengan pertama Argentina atas Uruguay di Montevideo selama 30 tahun. Wow.

Lolosnya Argentina tentu menjadi penantian menarik melihat kiprah para pelatih dipinggir lapangan. Para pelatih terbaik dunia, legenda sepak bola berkumpul. Menarik jika Inggris bertemu Argentina. Tidak saja pertarungan yang penuh nuansa politis akan terjadi, tetapi juga pertarungan antara dua legenda hidup: legenda pemain sepak bola dan calon legenda pelatih terhebat sepanjang masa, nah…

Dikeal dengan pulau seribu masjid, mungkin itu tidak salah. Setiap jalan yang dilalui di pulau ini masjid dan musholla (langgar) berjejer. kumandang azan bertautan. Namun, sesungguhnya Pulau Lombok bak seorang perawan muda yang belum terjamah, gadis yang masih dalam pingitan. Aneka tempat wisata yang belum terjamah terhampar di setiap sudut Pulau ini, terutama wisata bahari. Bagi sebagain orang, Lombok mungkin hanya dikenal sebagai tujuan kedua setelah Bali. Lombok pun hanya dikenal dengan senggigi dan gili trawangan. Padahal, keduanya adalah sebagai terkceil dari pesona alam yang terpendam di Pulau ini. Pantai Kute, pantai kaliantan, pantai surga, air terjun mayung putih, gili lampu adalah sederet kecil dari keajaiban alam yang belum dikenal luas.